RS Mekar Sari

MEMBERIKAN MAKANAN PADAT PADA BAYI ANDA

Anda sering bertanya kapankah waktu yang tepat untuk memulai memberikan makanan padat pada bayi anda. Ini diakibatkan oleh sifat bayi yang ingin tahu segala hal, biasanya mereka akan coba meraih makanan padat yang sedang kita konsumsi, seakan-akan dirinya sudah siap untuk mengkonsumsi makanan padat tersebut.
Mencoba memberikan makanan padat dapat dilakukan pada usia bayi diatas 5 bulan, dengan kondisi perkembangan bayi yang dapat duduk sendiri dan mampu mengangkat kepalanya. Untuk masa awal bayi dapat diberikan nasi lunak yang anda gumpal kecil-kecil seperti bola agar menarik perhatiannya. Ingatlah hati-hati untuk memberikan makanan padat jangan sampai tidak sesuai dengan ukuran mulut mereka, karena akan dikhawatirkan dapat membahayakan jika tertelan. Selain ukuran makanan, yang wajib anda perhatikan adalah ada atau tidaknya reaksi alergi terhadap makanan yang di berikan. Caranya adalah memberi jangka waktu pada pemberian makanan selanjutnya, agar anda dapat memperhatikan gejala alergi tersebut. Gejala yang dapat timbul pada bayi yang diberikan makanan pemicu alergi adalah timbulnya bercak kemerahan dan juga adanya diare. Makanan seperti kacang, telur dan kerang akan berkemungkinan besar membuat reaksi alergi pada bayi tertentu. Pada usia 6 bulan keatas porsi yang akan dikonsumsi bayi hanya 2-3 sendok saja, hal ini wajar karena bayi masih dalam kondisi belajar dan mengenali makanan yang ada di hadapannya. Jumlah ini akan berlipat ganda jika bayi masuk usia 9-12 bulan. Sudah cukupnya porsi makanan bayi akan terlihat dari cara bayi memperlakukan makanan. Kondisi seperti membelakangi makanan, mendorong, memuntahkan hingga bermain dengan makanan merupakan tanda dari kondisi bayi yang sudah kenyang. Beberapa makanan yang harus dihindari untuk disajikan pada bayi adalah:

  • Makanan yang terlalu keras atau masih memiliki kulit yang keras karena dapat menyebabkan bayi tersedak. Buah kecil seperti anggur juga harus dibelah 2 dan dikeluarkan bijinya sebelum diberikan pada bayi.
  • Konsumsi madu memang bermanfaat untuk tubuh , namun jangan pernah memberikan bayi berusia dibawah satu tahun, karena diketahui dapat menyebabkan botulism yaitu kondisi dimana saluran pencernaan bayi banyak mengandung bakteri Clostridium Botulinum yang dapat menyebabkan masalah besar dalam kesehatan.
  • Susu Ibu harus didahulukan, jangan pernah memberikan susu sapi karena bayi belum dapat memetabolisme susu sapi dengan baik melalui sistem pencernaannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *