Hemodialisa

Hemodialisa

Hemodialisa

Hemodialisa adalah metode pencucian darah dengan membuang cairan berlebih dan zat-zat yang berbahaya bagi tubuh melalui alat dyalisis untuk menggantikan fungsi ginjal yang rusak.

Kapan saya harus melakukan hemodialisa?

Hemodialisa dilakukan bila ginjal anda sudah tidak mampu melaksanakan fungsinya atau biasa disebut dengan gagal ginjal.

Apa itu gagal ginjal?

Gagal ginjal dapat terbagi menjadi dua yaitu gagal ginjal akut, dimana fungsi ginjal terganggu untuk sementara waktu sehingga hemodialisa dilakukan hanya hingga fungsi ginjal membaik sementara gagal ginjal kronis, dimana fungsi ginjal rusak secara permanen akibatnya hemodialisa harus dilakukan seumur hidupnya. Ginjal bekerja untuk membantu membersihkan darah dalam tubuh dari semua zat berbahaya, mineral yang berbahaya untuk tubuh dan semua jenis limbah yang bisa menjadi penyakit untuk tubuh. Gagal ginjal awalnya bisa disebabkan karena penyakit ginjal kronis.

Penyakit ini bisa muncul dalam tahap yang sangat lama dengan menyerang fungsi ginjal. Gejala penyakit ginjal kronis akan ditetapkan sebagai gagal ginjal ketika ginjal hanya dapat berfungsi sekitar 16% saja. Gagal ginjal akan menyebabkan tubuh tidak bisa menyaring semua zat berbahaya sehingga perawatan intensif sangat dibutuhkan. Gagal ginjal terjadi ketika ginjal hanya bisa bekerja antara 10 hingga 16 persen saja. Hal ini berarti bahwa ginjal sudah rusak dan tidak dapat melakukan fungsinya dengan baik.

Berikut ini beberapa faktor penyebab gagal ginjal :

1. Dehidrasi

Dehidrasi adalah sebuah kondisi ketika tubuh tidak memiliki cairan yang cukup dan menyebabkan sistem metabolisme tubuh menjadi terganggu.

2. Diabetes

Ketika tubuh memiliki kadar gula yang terlalu tinggi atau lebih sering disebut dengan kondisi diabetes makan akan menyebabkan ginjal bekerja terlalu keras.

3. Hipertensi

Tekanan darah tinggi membuat pembuluh darah bekerja terlalu keras karena alirah darah yang terlalu kuat. Kondisi ini dapat menyebabkan pembuluh darah rusak termasuk pembuluh darah yang ada pada bagian ginjal.

4. Penyakit Ginjal Polikistik

Penyakit ginjal polikistik dapat menyebabkan kerusakan kemampuan ginjal karena banyaknya zat beracun yang harus disaring oleh ginjal. Penyakit ini secara perlahan akan menyebabkan ginjal tidak berfungsi sehingga pada tahap akhir dapat menyebabkan gagal ginjal. Penyakit ini sering ditemukan pada usia lanjut sekitar 55 tahun keatas.

5. Konsumsi Obat Berlebihan

Kebiasaan mengkonsumsi berbagai jenis obat-obatan yang mengandung bahan lithium dan siklosporin dapat memicu terjadinya gagal ginjal.

6. Gangguan Fungsi Hati

Pengaruh hati yang mengalami masalah karena terlalu banyak mengkonsumsi zat asetaminofen dapat menyebabkan kerusakan ginjal akut atau gagal ginjal. Hal ini bisa terjadi karena ginjal bekerja terlau berat untuk memisahkan zat tersebut dari darah. Kerusakan pada bagian nefron dan organ penyaring dalam ginjal memicu kerusakan ginjal parah sehingga ginjal kehilangan fungsinya. 

Gejala awal gagal ginjal

Pada umumnya gejala awal gagal ginjal sulit terdeteksi. Penyakit ini dapat dimulai dari gejala yang ringan dan samar-samar. Namun, perlahan tapi pasti penyakit ini akan semakin memburuk dari waktu ke waktu. Biasanya, kebanyakan pasien yang menderita gagal ginjal telah hidup dengan penyakit ginjal selama beberapa waktu sebelum ciri-ciri gagal ginjal muncul.

Berikut ini beberapa gejala awal gagal ginjal yang harus anda waspadai : 

1.Kencing berdarah

Ginjal yang sehat biasanya menjaga sel darah dalam tubuh saat menyaring zat sisa dari darah untuk menghasilkan urine (air kencing). Namun bila penyaring ginjal telah rusak, sel darah ini akan “bocor” dan tercampur ke dalam urine. Selain menandakan penyakit ginjal, darah dalam urine juga bisa menjadi indikasi penyakit lainnya. Misalnya infeksi atau batu ginjal.

2.Kencing berbusa

Gelembung atau busa yang berlebihan dalam urine menandakan adanya kandungan protein yang tinggi dalam urine. Terutama busa yang membuat anda harus beberapa kali menyiramnya. Busa ini mungkin terlihat seperti busa yang anda lihat saat mengocok telur, karena protein biasa yang ditemukan dalam urine, albumin adalah protein yang sama yang ditemukan pada telur. Protein ini seharusnya tersaring dan tidak ada dalam kencing anda. Namun bila terdapat kerusakan pada ginjal, protein ini dapat terdeteksi pada urine dan ketika bereaksi dengan udara akan membentuk busa.

3. Pembengkakan

Penurunan fungsi ginjal dapat menyebabkan kelebihan kadar garam (natrium) yang menyebabkan pembengkakan pada beberapa bagian tubuh. Oleh karena itu, salah satu ciri-ciri gagal ginjal yang bisa kita lihat adalah pembengkakan pada kaki, tangan atau wajah. Ini juga disebabkan karena cairan yang berlebih di dalam tubuh.

Bagaimana Hemodialisa bekerja?

Pasien yang didiagnosa dengan gagal ginjal akan memerlukan pengobatan Hemodialisa dan menjalani prosedur pengobatan di unit Hemodialisa Rumah Sakit Mekar Sari. Hemodialisa menggunakan filter khusus yang disebut dialyzer yang berfungsi sebagai ginjal buatan untuk membersihkan darah anda. Dialyzer adalah tabung yang terhubung ke mesin hemodialisis.

Selama perawatan, darah anda bergerak melalui tabung ke dalam dialyzer yang menyaring limbah, garam ekstra, dan air ekstra. Kemudian, darah yang dibersihkan mengalir melalui satu set tabung yang kemudian kembali ke dalam tubuh anda. Mesin Hemodialisis memonitor aliran darah menghilangkan limbah dari dialyzer.

Hemodialisis biasanya dilakukan tiga kali seminggu. Setiap pengobatan berlangsung 3 sampai 5 jam atau lebih. Selama perawatan, anda dapat membaca, menulis, tidur, berbicara atau menonton TV.

Struktur ginjal manusia

Hemodialisa Rumah Sakit Mekar Sari

Mengapa Hemodialisa penting?

Ginjal merupakan organ vital yang berfungsi membersihkan darah kita dari cairan berlebih, zat-zat sisa yang berbahaya dan elektrolit berlebih. Ginjal juga berfungsi menghasilkan hormon yang penting dalam proses metabolisme tubuh dan merangsang pembentuk sel darah merah. Jika ginjal ini rusak maka dapat dibayangkan bahayanya bagi tubuh kita bahkan bisa menyebabkan kematian akibat menumpuknya cairan dan zat berbahaya dalam tubuh, karena itu Hemodialisa harus dilakukan untuk menggantikan fungsi ginjal tersebut.

Informasi lebih lanjut :

Pelayanan Hemodialisa Rumah Sakit Mekar Sari

Jl. Mekar Sari, RT.001/RW.010, Bekasi Jaya, Kec. Bekasi Tim., Kota Bks, Jawa Barat 17112

Hari : Senin s/d Sabtu

Pukul : 06.00 s/d 13.30

Kontak : Evi Yunita (0818-0840-4985)

 

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *